SEJARAH

PRODI TADRIS BAHASA INDONESIA

Program Studi Tadris Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 26 Agustus 2021 yang dibuktikan dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 843 Tahun 2021 tentang izin penyelenggaraan Program Studi Tadris Bahasa Indonesia untuk program sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.
Tadris Bahasa Indonesia berada di bawah Jurusan Pendidikan Bahasa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan bersama Prodi Pendidikan Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Inggris. Nama tadris ini muncul karena mengacu kepada nomenklatur pengajuan prodi baru pada Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Tujuan pokok prodi Tadris Bahasa Indonesia adalah menyiapkan tenaga pendidik (guru) bahasa Indonesia yang memiliki integritas keislaman yang kuat dan profesional. Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung didirikan atas dasar kebutuhan akan pendidikan bidang bahasa untuk penguatan bahasa dan budaya literasi nasional dalam menghadapi arus globalisasi.
 Prodi Tadris Bahasa Indonesia didirikan oleh tim yang terdiri atas : Dr. Cecep Wahyu Khoerudin, M.Pd., Dr. Hj. Yeti Heryati, M.Pd., Dr. Dendih Fredi Firdaus, M.Pd., Dra. Hj. Yuliani, M.Pd., Dr. Abdul Kosim, M.Ag., dan Dr. H. Ahmad Syaeful Rahman, M.Pd. Sejak berdirinya, dari tahun 2021 sampai hari ini kepemimpinan di Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung diemban oleh Dr. Hj. Yeti Heryati., M.Pd. (Juni 2022−sekarang).

Layanan Program Studi

Memiliki pertanyaan terkait Prodi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung? Hubungi Admin Jurusan